Lomba "Masakan Nusantara"

LOMBA MASAK ”MASAKAN NUSANTARA”

(Dalam rangka perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-73)

 

Seksi HAAK (Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan), PSE Paroki Meruya Gereja Maria Kusuma Karmel dan Wanita Katolik RI Cabang MKK Meruya bekerja sama  menyelenggarakan Lomba Masak Masakan Nusantara pada Sabtu, 18 Agustus 2018 di depan Gedung Karya Pelayanan Sosial (biasa dikenal sebagai Gedung PSE) yang diikuti oleh  kelompok ibu-ibu.

 

Sasaran  lomba adalah kader-kader posyandu dari 6 puskesmas di Kecamatan Kembangan (yang biasa mendapat bantuan makanan tambahan (PMT) tiap bulannya dari PSE melalui WKRI). Tetapi yang berpartisipasi ikut dalam lomba hanya 5 puskesmas saja yaitu Puskesmas Meruya Utara, Meruya Selatan 1, Meruya Selatan 2, Joglo 1 dan Joglo 2. Sangat disayangkan sekali ibu-ibu dari Puskesmas Srengseng dan ibu-ibu RW 06 yang tinggal di sekitar gereja MKK  tidak bisa mengikuti lomba, karena banyaknya acara yang bersamaan waktunya. Selain para kader, lomba ini juga diikuti ibu dari anak-anak yang menerima bantuan ASAK (Ayo Sekolah Ayo Kuliah) dan ibu dari anak-anak yang belajar di Kelompok Belajar Cinta Kasih asuhan suster Carmelitas. Walau tidak semua yang sudah mendaftar dapat hadir, tetap tidak menghilangkan kegembiraan dan keseruan lomba, yang diikuti oleh 20 kelompok (18 kelompok dengan 3 anggota dan 2 kelompok hanya dengan 2 anggota).

 

Keseruan acara yang juga dihadiri oleh perwakilan Lurah Meruya Selatan dan  Bapak Rojali - Ketua RW 06 dimulai dengan khidmat, dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hari Merdeka yang diikuti seluruh peserta.

 

Menu yang dilombakan terdiri dari dua jenis masakan yaitu Nasi Goreng dan kudapan (snack)  berbahan singkong dan pisang. Semua peserta dibebaskan untuk membuat kreasi nasi goreng sesuai selera dan jenis kudapan (snack) sesuai dengan kreasi masing-masing peserta. Semua bahan dan alat masak sudah disiapkan panitia, sedangkan peserta hanya diwajibkan membawa pisau, talenan, lap dan celemek.

 

Rangkaian pelaksanaan kegiatan dari pembukaan, lomba, penilaian oleh juri, acara selingan berupa tarian poco-poco, makan siang bersama sampai penentuan juara, pemberian hadiah, dan dituntaskan dengan pembagian goody bag ke semua peserta, dapat berjalan lancar dan baik. Panitia walaupun lelah (mulai dari penyebaran undangan, pengumpulan peserta, penyediaan alat dan bahan, makan siang, dan sarana lainnya) dapat merasakan kegembiraan yang "berbeda" dalam merayakan 17 Agustusan bersama semua peserta. Apalagi ditambah dengan kostum nuansa merah putih yang dikenakan oleh panitia dan peserta semakin menyemarakkan suasana kemerdekaan. Diharapkan hubungan baik ini dapat terus terbina dan menjadikan harmoni yang indah. Merdeka!!


Foto yang lain bisa dilihat di :

 http://www.lensamkk.org/2018/08/lomba-masakan-nusantara.html